Jumat, 09 Februari 2018

Catatan Rinduku Untukmu

Happy reading....😍😍


Inilah sebuah catatan tentang dirimu, tentang aku, tentang kita.
Aku merindukanmu, aku selalu merindukanmu disaat kutau kau sedang berada ditempat yang jauh dariku. “Kak, aku rindu” kalimat itu yang sering kuucapkan. Dan kau, “Kenapa harus rindu disaat aku tak ada disitu?” itu yang selalu kau ucapkan. Hemt, ingin rasanya aku berucap bodoh padamu. Tidakkah kau tahu, rindu ini akan membuncah disaat kau tak ada disini, sebab rindu itu adalah perasaan yang ingin ini dan itu, namun tak tersampaikan. Bagaimana mungkin bisa tersampaikan jika engkau sedang tak ada disini. Jika itu bisa tersampaikan, itu bukan lagi rindu sayang, apakah kau sudah mengerti?
             Kini, saat aku merasakan rindu itu datang melanda, aku selalu berusaha membunuhnya. Aku berusaha mengalihkannya pada hal yang lain. Tapi tahukah kamu, aku selalu tak mampu mengatasinya. Hingga, aku sering kali menangis bagaikan orang bodoh. Merengek dan bermanja sendirian. Kau tak mengetahui hal ini, kan? Tentu saja kau tak tahu. Kau hanya tahu aku merindukamu. Kau bahkan tak bertanya bagaimana perasaanku saat rinduku tak tersampaikan. Aku sedih. Mengapa kau begitu rumit untuk memahami arti rinduku?
            Aku bisa mengatakan, rinduku adalah teriakan yang tertahan…..
            Rinduku adalah tangisan dalam hati……………………
            Rinduku adalah dahaga yang mematikan………
            Kuharap, kau bisa memahami arti rinduku. Rindu yang sama sekali tak pernah kau obati disaat aku membutuhkan obat itu.
            Kau tak pernah tahu betapa aku merindukanmu dengan segenap jiwaku. Kau bahkan tak pernah tahu bahwa aku memiliki rindu yang begitu banyak. Hingga, ketika engkau mengobati rindu yang satu, rindu yang lain akan datang untuk meminta obat itu. Kuharap, ketika engkau mengetahuinya, kau takkan kelelahan untuk mengobati rindu ini.
            Duhai kau, aku merindukan setiap bagian dari dirimu. Aku merindukan kecemburuanmu, aku merindukan rengekanmu, aku merindukan segala kata cintamu.
            Aku ingin mengatakan I Love U padamu. Aku ingin hari ini kau tahu betapa cintaku begitu besar kepadamu. Hingga, ketika engkau berkata ingin meninggalkanku, aku tak mampu lagi menahan air mata ini. Dan, ketika aku menangis, engkau dengan sifat dewasamu berusaha menghentikanku menangis. Engkau membelaiku dengan kalimatmu yang kembali membuatku percaya padamu. Katamu, “Aku meninggalkanmu hanya dibibir saja, Sayang, tapi dihatiku aku tak akan pernah mampu”. Aku kembali tersenyum kala itu. Ternyata kita sama, aku pun sepertimu. Aku tak pernah sanggup meninggalkanmu meski mulut ini telah berbicara iya. Tapi hati ini, sungguh aku pun tak mampu. Mungkin, diri kita memang sudah menyatu. Dikala kau tak ada, aku akan selalu merindukanmu. Aku merindukanmu dengan segala pengertianku tentang cinta, dengan segala pemahamanku tentang kasih sayang. Sungguh, aku beruntung memilikimu. Kuharap, jangan pernah kau meninggalkanku walau hanya sekedar ucapan, sebab kau tahu itu, aku akan menangis tiap kali kau mengatakannya.
            Sayang, tolong jelaskan padaku, apakah salah jika aku merindukanmu disaat kau tak di sini?
            Sayang, tolong sampaikan padaku, apakah salah jika aku takut kehilanganmu?
            Sayang, kau begitu berharga dalam hidupku. Kehadiranmu tak pernah kuduga, kedatanganmu tak pernah kuharapkan. Namun begitulah Tuhan, Ia selalu tahu siapa yang tepat untuk mengisi hati hambaNya.
            Sayang, inilah catatan rinduku untukmu. Semoga dengan membaca ini, engkau dapat memahami arti rinduku yang sesungguhnya.

See you...😘😘

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI SIALKU

Happy reading...😍😍 Ketika aku bangun tidur pada hari senin, aku sangat terkejut karena melihat jam telah menunjukkan pukul 6.30. aku ...